Home

Politik, Pemurtad dan Berhala baru

Bertahun-tahun lamanya sudah, politik negeri telah kehilangan rohnya. Politik tak lagi menjadi media untuk membebaskan, memanusiakan manusia atau paling tidak menjadi alat untuk mensejahterahkan rakyat jelata. Nyanyian rakyat jelata semakin hari semakin keras terdengar, Bersama lahirnya berhala-berhala baru dalam bentuk manusia. Mencoba untuk hadir sebagai malaikat, namun tak lebih dari segerombolan lalat pasar yang menikmati… Continue reading Politik, Pemurtad dan Berhala baru

Home

SATU PERTEMUAN UNTUK RIBUAN PERPISAHAN

Hidup adalah tentang permainan waktu dan kehendak. Tentang momen yang dihiasi bayang misteri, sembari dilukis sang waktu tanpa kita sadari. Terkadang kita hanya mampu pasrah lewat tatapan kosong, atau mungkin sedikit lebih kuat untuk berpesan lewat doa. Satu hal yang baru kusadari, bahwa ada hal yang menyenangkan dalam hidup ini yang disebut Pertemuan. Ketika jarak… Continue reading SATU PERTEMUAN UNTUK RIBUAN PERPISAHAN

Home

MEMILIH BERTAHAN

Tepat ketika kau melangkah secara perlahan dan berlindung dibalik kerudung putihmu dahulu. Aku terpaku hingga belasan tahun lamanya, mencoba berlari jauh untuk meninggalkan segala bayangmu. Namun aku tak mampu. Aku masih terpenjara dalam rasa yang terlalu sulit kujelaskan adanya, tentang rasa, tentang kebahagiaan dan kesedihan yang kadang merundungku tepat ketika semua orang pulas tertidur. Perjalanan… Continue reading MEMILIH BERTAHAN

Home

Mimpi buruk di San Siro

Dalam sebuah pertandingan sepakbola, selalu menghadirkan drama yang menawarkan setiap inci kebahagiaan dan kesedihan. Layaknya perjalanan hidup, kita dituntut berjuang untuk mejuwudkan apa yang menjadi tujuan awal kita. Berbekal tekad, keahlian dan sedikit keberuntungan pastinya. Sepakbola sendiri bagi sebagian kalangan hanyalah menjadi sebuah permainan biasa. Dimana 11 pemain dari masing-masing tim bermain dalam kurun waktu… Continue reading Mimpi buruk di San Siro

Home

Teruntuk dirimu!

Teruntuk engkau, Kelak, ketika kesedihan penuhi detik harimu Kembalilah padaku, Aku selalu ada tuk dengar setiap penggalan cerita tentang dirimu Kelak, ketika kebosanan sudutkan secara paksa dirimu Kembalilah padaku, Akan kuhapus perlahan lewat kembang senyum indah wajahmu Kelak, ketika seluruh dunia menjauh dari sisimu Ingatlah, aku disini! Datang dan kembalilah! Karena bahagiamu adalah satu mimpi… Continue reading Teruntuk dirimu!

Home

Nyanyian malam untuk Indonesia

Masihkah kau menawan hari ini, Indonesia-ku? Ditengah mereka yang hadir bersama ribuan berhala penuh muslihat Menari ria lantas mengebiri arti penting bentuk kebajikan Mengandalkan kuasa tuk membunuh setiap inci unsur Tuhan Sungguh kalian para pendusta kronis yang menjijikkan. Untukmu Indonesia, tanah yang dahulunya Indah Lihat sejenak kusut dirimu hari ini Yang diperdaya mereka para pengkhotbah… Continue reading Nyanyian malam untuk Indonesia

Home

Aku, kekasih dan dinginnya “Bonn”!

Terkadang tiap detik waktu menawarkan pilihan Tentang d1ahulu, sekarang dan masa depan Namun aku masih bertahan pada prinsip sebagai jalan Berharap seluruh yakin penuh nyali adalah tetes kebajikan Hari ini, biarkan aku lelap dalam lantunan musik damai Ala Beethoven Bersama hembusan udara dingin dan tiap inci kesejukan embun Menjauh dari mereka yang berlindung dibalik jubah… Continue reading Aku, kekasih dan dinginnya “Bonn”!